Home / Berita Umum / 2 Pengusaha yang Diduga Menipu Diculik Lalu Disekap Selama 6 Hari di Hotel

2 Pengusaha yang Diduga Menipu Diculik Lalu Disekap Selama 6 Hari di Hotel

2 Pengusaha yang Diduga Menipu Diculik Lalu Disekap Selama 6 Hari di Hotel – Polisi tangkap pemeran penculikan pada dua orang pebisnis. Ke dua korban pernah disekap dalam kamar hotel sepanjang beberapa saat.

” Jadi banyak pemeran ini menculik korban melalui langkah memancing korban, lantas dibawa ke hotel serta disekap, ” kata Kanit I Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Malvino Edward Yusticia dalam keterangannya terhadap wartawan, Senin (4/2/2019) .

Sebelas terduga yg diamankan salah satunya merupakan Muhamad Bijak (44) , Raja Bintang Gurning (29) , Rendy Hendra Putra (30) , Daniel Fernando Purba (24) , M Junaedi (26) , Deni Ambarin (29) , Yono Haryono (20) , Irpan Sahpani (39) , Suigit (32) . Mereka diamankan pasa Selasa (26/2) di Kemayoran, Jakarta Pusat.

” Bersama-sama banyak terduga, kami ikut mengamankan korban. Korban dalam situasi selamat, ” kata Malvino.

Malvino memaparkan, perkara itu tersingkap sehabis polisi terima laporan dari istri salah korban pada tanggal 23 Februari 2019. Korban ada dua orang ialah Kie Tri Atmadja alias Rony serta Albert Salim alias Robby.

” Korban ini yaa dapat dijelaskan pebisnis, namun saya pribadi tak kenal, ” ujarnya.

Sebelumnya, ada satu diantaranya pemeran transaksi dengan dua korban pada tanggal 21 Februari 2019. Namun, sehabis pemeran kirim uang sebesar Rp 179 juta, korban tak kirim barang yg disebut.

” Sebelumnya jual-beli handphone serta emas, namun sehabis di kirim uangnya Rp 179 juta, barangnya tak di kirim, ” susulnya.

Sesudah itu, pemeran memancing korban buat menemuinya seakan-akan ingin transaksi arloji. Sehabis ke dua korban ada, banyak pemeran terus tangkap korban serta membawanya ke Apartemen Kusuma Candra, SCBD.

Pada tanggal 22 Februari 2019, ke dua korban dibawa ke Hotel di daerah Bekasi, Jawa Barat. Paling akhir, ke dua korban dibawa ke Kemayoran, Jakarta Pusat.

” Banyak pemeran memohon tebusan terhadap istri korban sebesar Rp 400 juta, ” ujarnya.

Istri korban pernah kirim uang Rp 100 juta ke pemeran. Namun bekas Rp 300 juta tidaklah sampai ke pemeran lantaran keburu diamankan polisi.

” Jadi sehabis ada laporan itu kami bekerja serta tangkap banyak pemeran, ” jelasnya.

About admin

Poker Online