5 Jembatan di Ponorogo Ambrol Akibat Diterjang Banjir Besar

5 Jembatan di Ponorogo Ambrol Akibat Diterjang Banjir Besar – Gara-gara diterjang banjir besar pada Rabu (6/3) terus, beberapa infrastruktur di Ponorogo rusak. Bahkan juga sejumlah jembatan ada yg ambrol lantaran tak kuat membendung kencangnya laju air banjir.

Data dari Dinas Pekerjaan Umum serta Penyusunan Area (PUPR) Ponorogo keseluruhan ada 5 jembatan yg ambrol. Jembatan itu ada di lokasi Desa Nambak, Kecamatan Bungkal, Desa Broto, Kecamatan Slahung serta 3 jembatan desa yang lain.

” Ambrolnya ada faktor-faktor, namun pentingnya memang lantaran banjir, ” ujar Kepala Dinas PUPR Jamus Kunto Purnomo kala dijumpai di kantornya, Jalan Gajah Mada, Senin (11/3/2019) .

Hal terpenting memang air banjir, lanjut Jamus, ke dua lantaran factor ada pohon-pohon yg turut arus sungai serta ke-tiga lantaran ada tambang pasir yg dilaksanakan penduduk di lebih kurang sungai.

” Jadi ada yg jembatan itu pondasinya tengah terbawa arus sungai selanjutnya sisi tengah jebol, ” jelas ia.

Dari rusaknya 5 jembatan itu, Jamus mengestimasi butuh budget sampai Rp 5 M. Dengan detail, jembatan Slahung Rp 750 juta, jembatan Bungkal Rp 250 juta, jembatan Broto Rp 1 M serta jembatan Nambak Rp 3 M.

” Di Desa Duri, Slahung yg udah dianggarkan Rp 750 juta itu dalam proses perbaikan, bila yg beda mungkin masuk Pergantian Budget Keuangan (PAK) atau APBD 2020, ” ujar ia.

Buat menanggulangi kepentingan kesibukan penduduk idenya pihaknya bakalan membuat jembatan sesaat yg diprakarsai berbarengan BPBD Ponorogo.

Tidak cuman jembatan, ada tanggul yg rusak di lima desa gara-gara petaka banjir yg menyerang Ponorogo pada Kamis (7/3) waktu lalu. Ialah Desa Kradenan, Kecamatan Jetis, Desa Padas, Kecamatan Bungkal, Desa Carat, Kecamatan Slahung, Desa Gabel, Kecamatan Sukorejo serta Desa Ngadisanan, Kecamatan Sambit.