9 Sekjen Partai Politik Konsolidasi Tidak Memaparkan Arahan Spesial Presiden Jokowi

9 Sekjen Partai Politik Konsolidasi Tidak Memaparkan Arahan Spesial Presiden Jokowi – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto malas memaparkan arahan spesial yang dikasihkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui pertemuan di Bogor pada 9 sekjen partai politik konsolidasi. Kesempatan ini, PPP membuka isi arahan rahasia itu.

Sekjen PPP Arsul Sani menyebutkan arahan spesial itu diantaranya berkaitan nama calon wakil presiden Jokowi.

” Rahasia yang dipegang Pak Hasto, lah iya itu calon wakil presiden. Calon wakil presiden saja, ” kata Arsul di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (1/8/2018).

Akan tetapi, Arsul tidak ingin mengungkapkan masalah nama calon wakil presiden pilihan Jokowi. Diakuinya tidak ingin tidak mematuhi wasiat.

” Masalah nama ya, satu calon wakil presiden. Yang ke-2… beberapa hal ya… Masalah yang namanya rahasia ya, kok bertanya ke saya. Saya tidak mematuhi wasiat dong, ” katanya sekalian terkekeh.

Arsul cuma mengatakan beberapa clue atau panduan calon wakil presiden Jokowi. Dia menyebutkan figur itu adalah WNI serta beragama Islam.

” Kan clue-ya ada dua, yang pertama masyarakat negara Indonesia. Yang ke-2 beragama Islam kan. Hanya demikian saja clue-nya, ” ucap Arsul.

Masalah calon wakil presiden Jokowi itu dimaksud Arsul sudah disetujui partai politik konsolidasi. Semua partai politik, termasuk juga PPP tersenyum menyongsong calon wakil presiden pilihan Jokowi itu.

” Yang pasti sich, PPP senyum saja begitu loh. Berarti kita itu tidak sedih, tidak cemberut, ” tuturnya. Awal mulanya, melalui pertemuan di Bogor, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi arahan spesial pada sembilan sekretaris jenderal partai-partai politik pendukungnya. Hal seperti ini dikatakan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, yang turut dalam pertemuan di Grand Garden Resto & Cafe, kompleks Kebun Raya Bogor, Selasa (31/7).

Dia menyampaikan pertemuan itu mengulas empat point. Arahan Jokowi berada di point ke empat, tetapi masih tetap dirahasiakan.

” Ke empat, arahan spesial dari Jokowi yang tidak dapat dikatakan ke publik, ” kata Hasto selesai pertemuan.