Home / Uncategorized / Anak 7 Tahun Dianiaya Oleh Bibinya Sendiri Di Manado

Anak 7 Tahun Dianiaya Oleh Bibinya Sendiri Di Manado

Anak 7 Tahun Dianiaya Oleh Bibinya Sendiri Di Manado – Persoalan penganiayaan kepada anak dibawah usia kembali berjalan di Kota Manado, Sulawesi Utara. Kesempatan ini, di alami bocah berumur tujuh th. yg masihlah duduk di bangku kelas 2 SD.

Bocah malang ini berinisial JG dengan sebutan lain Jafar. Dia dianiaya oleh Rusni Harun serta Sintya Salu, pasangan sesama model sebagai bibinya sendiri. Penganiayaan ini udah berjalan sejak mulai 2015 waktu lalu. Perlakuan kasar itu didapati tempo hari oleh kakaknya serta segera melaporkannya ke Mapolresta Manado utk diolah dengan cara hukum.

Perlakuan kasar itu di alami Jafar sejak mulai ia tinggal dirumah kos berbarengan bibinya itu lantaran ke dua orang tuanya udah bercerai. Hasil dari perlakukan tak manusiawi ini, sekujur badan bocah malang ini alami luka memar serta luka bakar, lantaran kerap dianiaya oleh bibinya juga kawan kencan sesama model.

Bahkan juga, korban juga pernah disekap didalam kamar mandi serta tak di ijinkan keluar dari tempat tinggal kos lantaran takut luka korban didapati warga. Peristiwa ini berjalan pada bln. Juni selanjutnya serta baru didapati kakak korban, tempo hari sore.

Wali kelas korban menaruh sangsi dengan sisa luka yg berada pada sekujur badan korban. Tidak hanya itu tabiat korban juga mulai beralih lantaran trauma. Kakak korban Siti Hajar Gude yg tahu moment ini, segera mendatangi SDN 58 Manado yg terdapat di Kelurahan Banjer utk menjemput korban serta lantas segera memberikan laporan persoalan penganiayaan ini ke Mapolresta Manado.

Siti menyampaikan, menurut pengkuan adiknya pemeran kerap menyiramkan air panas, tempelkan teko panas ke area paha juga membenturkan kepala korban ke tembok. Sampai waktu ini situasi korban masihlah alami trauma berat karna penganiayaan itu.

Sehabis mengadu ke polisi, tim Mapolresta Manado sukses menangkap pemeran di satu buah tempat tinggal kos di Kelurahan Banjer Manado. Sesaat seseorang pemeran sebagai kawan kencan Rusni bernama Sintya melarikan diri serta sampai waktu ini masihlah buron.

Kala ada di Mapolresta Manado, Rusni menolak laksanakan penganiayaan kepada keponakannya itu. Ia mengakui sisa luka yg berada pada sekujur badan korban menjadi kelalaian korban sendiri karna tersiram air panas.

Utk keperluan penyidikan, sekarang, Jumat (4/8/2017) persoalan ini diakukan Unit Perlindungan Wanita serta Anak Polresta Manado.

About admin

Poker Online