Ditangkap Pemerkosaan Bayi Berusia 1 Tahun di India

Ditangkap Pemerkosaan Bayi Berusia 1 Tahun di India – Kepolisian India tangkap sekurang-kurangnya 421 orang di lokasi Gujarat berkaitan serangan pada beberapa buruh migran ditempat. Serangan itu dikerjakan sesudah bayi wanita berumur 1 tahun diperkosa seseorang buruh migran.

Seperti dikutip AFP, Selasa (9/10/2018), otoritas ditempat menyebutkan beberapa ratus pekerja migran, yang umumnya hadir dari lokasi Uttar Pradesh serta Bihar, sudah tinggalkan lokasi Gujarat selesai serangan ramai berlangsung dalam beberapa waktu paling akhir.

Otoritas Gujarat menyampaikan, pasukan keamanan penambahan sudah dikerahkan, terutamanya ke kawasan-kawasan pusat industri sebagai rumah banyak pekerja migran.

“Pemerintah dengan tegas mencela insiden kekerasan pada beberapa pekerja migran,” tegas Kepala Sekretaris Otoritas Gujarat, JN Singh, pada wartawan ditempat.

“Kami sudah ambil langkah tegas pada beberapa aktor. Sampai Senin (8/10) waktu ditempat, kami sudah mencatat 54 masalah di delapan distrik lokasi Gujarat serta tangkap 421 orang,” paparnya.

Menurut laporan media-media lokal, seseorang buruh migran yang kerja di pabrik keramik ditempat, sudah diamankan atas pemerkosaan bayi berumur 1 tahun itu, pada 28 September kemarin. Bayi itu sudah sempat dirawat di dalam rumah sakit akan tetapi lalu diijinkan pulang. Sedang jati diri buruh migran yang diamankan tidak dimaksud selanjutnya.

Penangkapan itu menyebabkan kemarahan publik, yang lalu mengadakan tindakan memprotes besar-besaran di jalanan ditempat yang berbuntut kekerasan di sekurang-kurangnya enam distrik ditempat. Dalam tindakan kekerasan itu, beberapa demonstran menyerang beberapa pekerja migran yang tidak ikut serta masalah itu.

Kepala Menteri Gujarat, Vijay Rupani, mengatakan jika tindakan kekerasan sudah mereda dalam 48 jam paling akhir. Ia menjanjikan langkah tegas pada tiap-tiap pihak yang ikut serta dalam serangan ke pekerja migran itu.

“Saya minta masyarakat Gujarat untuk mengawasi atmosfer perdamaian serta kesesuaian,” katanya.

Menyikapi hal tersebut, Presiden Tubuh Pekerja Migran Gujarat, Shyam Singh Thakur, menyanggah kekerasan sudah mereda. Ditekankan Thakur jika pihaknya masih tetap terima beberapa ratus laporan masalah tindakan kekerasan sehari-harinya