Gempa Susulan Di Tasikmalaya

Gempa Susulan Di Tasikmalaya – Guncangan gempa dengan magnitudo 4, 5 yang dibarengi gempa susulan dalam rentang saat kurang dari satu menit berkekuatan magnitudo 6, 9 di selatan Kabupaten Tasikmalaya pada Jumat (15/12/2017) jam 23. 47, masih tetap selalu menyebabkan gempa susulan.

Sampai Sabtu (16/12/2017) , gempa susulan paling akhir dirasa di Garut dengan magnitudo 5, 7 di 129 KM barat daya Kabupaten Garut dengan kedalaman 10 km..

Hal tersebut di sampaikan koordinator Humas serta Protokoler Kantor SAR Bandung, Joshua Banjarnahor yang dihubungi, Sabtu (16/12/2017) pagi.

Joshua meyakinkan, gempa susulan yang skalanya cukup besar itu masih tetap rangkaian gempa yang berlangsung pada Jumat (15/12/2017) malam. Tetapi, gempa susulan yang berlangsung tidak punya potensi tsunami.

” Tidak punya potensi tsunami, jadi orang-orang diimbau untuk tetaplah tenang serta siaga. Bila ada butuh pertolongan dapat segera hubungi kantor SAR, ” tuturnya.

Gempa susulan pada Sabtu pagi di Garut tidaklah terlalu buat orang-orang cemas. Bahkan juga, beberapa warga tidak menyadarinya.

” Iya, tuturnya barusan ada gempa susulan, tapi tidak merasa seperti barusan malam, ” terang Erlin (32) , warga Kelurahan Sukagalih Kecamatan Tarogong Kidul, Sabtu (16/12/2017) .

Kepala Pusat Gempa Bumi serta Tsunami Tubuh Meteorologi Klimatologi serta Geofisika (BMKG) , Mochamad Riyadi lewat launching resminya mengimbau orang-orang untuk mewaspadai ada gempa susulan yang skalanya semakin lebih kecil.

Diluar itu, BMKG juga mengimbau orang-orang supaya tetaplah tenang serta ikuti arahan dari Tubuh Pelaksana Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di daerahnya semasing serta tidak terpancing isu-isu tidak bertanggungjawab masalah gempa bumi serta tsunami.

Sesaat, dihubungi terpisah, Kepala Tubuh Pelaksana Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Dadi Zakaria mengemukakan, sampai sekarang ini BPBD Garut baru terima laporan 14 tempat tinggal rusak yang menyebar di sebagian kecamatan di Garut.

” Saya masih tetap di tempat peristiwa, hingga sekarang ini ada 14 tempat tinggal yang rusak, ” tuturnya lewat pesan singkat waktu dihubungi Sabtu (16/12/2017) pagi.