Home / Berita Umum / Jasa Pijat Soeharto Sering Tutup Karena Jaga Istri Yang Sakit Selama 3,5 Tahun

Jasa Pijat Soeharto Sering Tutup Karena Jaga Istri Yang Sakit Selama 3,5 Tahun

Jasa Pijat Soeharto Sering Tutup Karena Jaga Istri Yang Sakit Selama 3,5 Tahun – Walau hidup serba kekurangan, Soeharto tidak sempat meminta-minta. Ia masih bekerja untuk menyambung hidup. Jadi tukang pijat merupakan pekerjaan paling akhir pria penyandang tunanetra ini.

Saat jadi atlet, Soeharto dengan cara materi terpenuhi. Bahkan juga ia memiliki usaha furniture di tanah kelahirannya, Probolinggo. Akan tetapi usaha itu gulung tikar karena tertipu.

” Sempat buka usaha meubel di kampung kelahiran dahulu, di Probolinggo. Akan tetapi ditipu saudara. Tuturnya laris tetapi uangnya ndak sempat diberi ke saya. Tuturnya ditabung. Ya wis, lha lelah dibohongin selalu, ” tutur Soeharto

Soeharto lalu bercerita pada awalnya ia menggantungkan hidupnya dengan buka layanan pijat tradisionil di tempat tinggalnya. Soeharto menyiapakan ruangan memiliki ukuran 2×2 mtr. yang ada di samping tempat tinggalnya untuk terima layanan pijat. Ia memulai jadi tukang pijat saat tidak berkerja lagi di Yayasan pendidikan Anak-anak Buta (YPAB) di lokasi Tegalsari.

Waktu di YPAB, Soeharto juga mempunyai keahliaan spesial yaitu menjadi penyalin tulisan braille ke bhs latin. Pekerjaan itu ia lakoni sepanjang bertahun-tahun sampai pada akhirnya ia pensiun serta pada akhirnya buka layanan pijat tunanetra yang kepiawaiannya ia bisa sepanjang bersekolah.

Untuk pijat, Soeharto menempatkan tarif Rp 50-100 ribu. Dalam satu hari tidak banyak rejeki yang didapat Soeharto dalam buka layanan pijat. ” Satu hari pernah mendapat 3 orang. Terkadang juga tidak ada, ” papar Soeharto.

Soeharto menyampaikan dari hasil memijat yang tidak banyak itu ia belikan bahan untuk makan keseharian seperti beras, mi, dan lain-lain.

” Terkadang untuk masak. Tetapi tidak sehari-hari. Terkadang beli. Yang terpenting ada mi, kecap, serta nasi cukup sudah. Terkadang untuk beli token listrik juga, ” tutur Soeharto.

Akan tetapi layanan pijat yang ia buka semakin banyak tutupnya saat ia mesti menjaga istrinya yang alami sakit sepanjang 3, 5 tahun. Bahkan juga empat bulan paling akhir ia mesti konsentrasi menjaga istrinya.

About admin

Poker Online