Jenderal Militer Koresel Dipecat Karena Tak Berhasil Jumpai Kapal Korut

Jenderal Militer Koresel Dipecat Karena Tak Berhasil Jumpai Kapal Korut – Seseorang jenderal militer Korea Selatan (Korsel) dikeluarkan sesudah militer negara itu tidak berhasil menjumpai kapal nelayan Korea Utara (Korut). Keamanan tepian Korsel dipandang kecurian sebab satu kapal nelayan Korut berlayar masuk ke ruang tepian yang dipantau dengan intensif serta berlabuh tanpa ada terdeteksi.

Seperti dikutip AFP, Kamis (4/7/2019), militer Korsel tidak berhasil mengidentifikasi satu kapal kayu memiliki ukuran kecil yang bawa empat masyarakat Korut, sampai seseorang masyarakat sipil melapor pada polisi ditempat. Kapal nelayan Korut itu datang dalam suatu dermaga yang memiliki jarak 257 km. samping timur Seoul pada 15 Juni kemarin.

Dua masyarakat Korut yang ada di kapal nelayan itu putuskan membelot ke Korsel, sedang dua orang yang lain pilih kembali pada Korut.

Jenderal Lee Jin-Sung dari militer Korut dikeluarkan sesudah penyidikan temukan bukti jika militer tidak berhasil menjumpai kapal Korut itu. Aksi tegas pada Jenderal Lee dipublikasikan oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Korsel, Jeong Kyeong-Doo, dalam pertemuan wartawan paling baru.

“Sebab kegagalan dalam operasi keamanan ialah kekeliruan serius yang tidak dapat diterima dalam kondisi apa pun, kami putuskan untuk memberikan aksi tegas pada beberapa pihak yang terjebak,” sebut Jeong dalam pengakuannya.

“Saya ingin mengemukakan permintaan maaf jadi Menteri Pertahanan. Dalam kondisi apa pun, kegagalan pengawasan militer tidak dapat diterima,” tegasnya.

Pemecatan Jenderal Lee di konfirmasi oleh Kementerian Pertahanan Korsel dalam pengakuan terpisah, yang menyebutkan pemerintah Jepang akan ‘mencopot komandan korps militer ke-8’ berkaitan kekeliruan itu.

Oposisi paling besar Korut, Partai Kebebasan Korea, tuntut dilakukan penyidikan parlementer pada kejadian ini. Oposisi menuduh militer Korsel berusaha menutup-nutupi kejadian itu. Menhan Jeong sudah menyanggah dakwaan itu.

Pada Rabu (4/7) tempo hari, kantor kepresidenan Korsel atau Blue House menyebutkan Kim You-Geun sebagai petinggi senior pada Kantor Keamanan Nasional Korsel terima ‘peringatan keras’ dari Presiden Moon Jae-In berkaitan kejadian itu.