Home / kebudayaan / Karena Digital, Industri Musik Redup

Karena Digital, Industri Musik Redup

Seperti yang diketahui, bahwa industri musik di Indonesia saat ini memang sedang kurang begitu bagus. Masyarakat saat ini memang sudah tak begitu antusias dengan membeli kaset CD karena memang sekarang sekarang segala bentuk lagu sudah tersedia dalam bentuk digital.

hal ini membuat Toko musik Disc Tarra yang ada di salah satu mal ternama di Jakarta Selatan memutuskan untuk “cuci gudang” dengan diskon sampai 70 persen untuk jenis kaset, CD, serta DVD. sejumlah konsumen hari Kamis (24/12/2015) lau nampak sedang melihat-lihat cakram musik di jajaran rak yang isinya lekas kosong di toko itu. Toko musik yang sempat terkenal pada era 1990-an tersebut dilaporkan bakal menutup sebagian gerainya.

Keberadaan toko musik Disc Tarra sendiri telah menjadi penanda jejak industri musik konvensional yang sempat mengalami masa keemasan. Sebelum Disc Tarra, ada salah satu produksi musik legendaris, yakni Aquarius Mahakam, yang telah lebih dulu gulung tikar di akhir tahun 2013. Kondisi ini mencerminkan menurunnya industri musik yang dulu menonjolkan pada penjualan produk kaset atau CD.

Kemajuan teknologi digital yang sudah merubah gaya hidup generasi muda, termasuk dalam cara dan budaya menikmati musik. Hal itu juga tercermin dari hasil jajak anggapa Kompas yang dilaksanakan bulan Agustus 2015 silam. Hanya 1 persen dari 734 responden yang bisa masuk dalam jajak pendapat ini yang mengaku masih menikmati alunan musik melalui kaset atau CD.

About admin

Poker Online