Home / Berita Umum / Lima Pencuri di Balik Matinya Dua Traffic Light di Lamongan Ditangkap

Lima Pencuri di Balik Matinya Dua Traffic Light di Lamongan Ditangkap

Lima Pencuri di Balik Matinya Dua Traffic Light di Lamongan Ditangkap – Pencuri baterei traffic light di Lamongan pada akhirnya sukses diringkus selesai lakukan laganya di hari Rabu (7/11) yang lalu. Keseluruhan ada lima aktor pencurian dibalik matinya dua traffic light di Lamongan itu.

Kelimanya diantaranya Rahman (20), Ibnu Akil (27), Khodriyanto (19), Ahmad Suyudi (19), Muhammad Nijar serta Suryanto (20). Semua aktor didapati menjadi masyarakat Kabupaten Sumenep, Madura.

Kasatreskrim Polres Lamongan AKP Wahyu Norman Hidayat mengutarakan bukti diri ke lima aktor sukses tersingkap karena rekaman CCTV yang ada di Jalan Wahidin Sudirohusodo. Akan tetapi polisi tidak bisa tangkap kelimanya dengan gampang sebab mereka keburu melarikan diri ke Sumenep.

“Sebelumnya polisi sukses tangkap cuma satu aktor dan dikerjakan peningkatan sampai pada akhirnya sukses lakukan penangkapan pada 3 terduga yang lain yang melarikan diri ke Sampang,” tuturnya pada wartawan, Senin (12/11/2018).

Sesudah diringkus, kelimanya juga mengaku tindakan mereka. “Mereka mengaku sudah membawa 20 baterei dari 2 traffic light di 2 perempatan ini,” sambungnya.

Norman memberikan, aktor mengakui bukan sekedar memperlancar laganya di lokasi Lamongan saja tapi sempat juga lakukan laganya di sejumlah daerah lainnya seperti Jombang, Mojokerto serta Nganjuk.

Baterai-baterai itu lalu di jual. Menurut Norman, baterai-baterai itu di jual di harga yang cukuplah murah, yakni cuma Rp 8 juta untuk semua baterei, lalu uang hasil penjualan baterei ini dibagi berlima untuk foya-foya.

“Kami masih tetap selalu menelusuri siapa penadah dari beberapa terduga ini serta bukti diri penadah juga kami kantongi,” papar Norman.

Beberapa aktor akan dijaring dengan masalah 363 KUHP dengan intimidasi hukuman lima tahun penjara.

Dikabarkan awal mulanya, dua traffic light yang berada di perempatan Jalan Lamongrejo-Jalan Wahidin Sudirohusodo serta di perempatan gedung DPRD Lamongan di Jalan Andansari-Jalan Basuki Karunia tidak menyala di hari Rabu (7/11) pagi. Sesudah diselidiki, nyatanya ke-2 traffic light ini tidak berperan sebab beberapa puluh baterei sebagai sumber tenaganya amblas digondol kawanan pencuri.

About admin

Poker Online