Masalah Mutilasi Yang Dilakukan Prada Deri Pada Kekasihnya Terus Disidangkan

Masalah Mutilasi Yang Dilakukan Prada Deri Pada Kekasihnya Terus Disidangkan – Sidang info saksi di masalah mutilasi sang kekasih oleh Prada Deri Pramana masih tetap berbuntut. Kesempatan ini, saksi persidangan merupakan bekas kekasih Prada Deri.

Bekas kekasih Prada Deri ialah Sherly. Ia jadi saksi ke-7 yg bersaksi di masalah mutilasi yg awal kalinya merupakan rekan korban, Imelda Wulandari. Dalam infonya, Sherly mengatakan udah tahu Deri semenjak masih duduk di kursi SMA. Kedua-duanya berpacaran waktu saling duduk di kelas 1 SMA.

“Udah lama mengenal Deri, di kelas 1 SMA kami sudah pernah pacaran, tidak lama putus,” kata Sherly waktu memberi kesaksian di Pengadilan Militer 1-04 Jakabaring, Palembang, Selasa (6/8/2019).

Sehabis putus itu, Sherly mengatakan masih mesih kerap berkomunikasi dengan Deri lewat sosial media serta WhatsApp. Paling akhir, kedua-duanya kembali merajut komunikasi teratur waktu Prada Deri lulus jadi TNI.

“Waktu ia lulus kasih berita, tukasnya ia sudah lulus TNI,” kata Sherly.

Sejak mulai itu komunikasi kedua-duanya juga terus berbuntut. Hingga selanjutnya mereka bersua di Palembang saat Deri kabur dari latihan kejuruan basic di Puslatpur, Baturaja. Kurang lebih 4 hari pasnya, Deri serta Sherly selamanya bersua di kos-kosan di wilayah Plaju, Palembang. Semenjak siang hingga sampai malam, kedua-duanya ada di kos-kosan.

“Tanggal 4,5,6,7 Mei berjumpa terus. Dari siang pulang sore, paling akhir berjumpa tanggal 7 malam,” tukasnya.

Tiap kali bersua, Deri mengatakan kerapkali menceritakan masalah nasibnya yg kabur waktu latihan. Terhitung pertalian asmaranya yg udah terhenti dengan korban, Fera.

Kaburnya dari Puslatpur, dikatakan Sherly sebab ada soal dengan seniornya. Bahkan juga ia tidak berani keluar dari kos sebab sadar tengah diincar.

“Ya kami di kos saja, cerita-cerita. Terus diberi pertanyaan masalah Fera, tukasnya sudah putus. Waktu diberi pertanyaan mengapa kabur dari sana (Puslatpur), ya menyebutkan ada soal sama seniornya,” kata Sherly.

Tidak sekedar hanya itu, Sherly mengaku Deri merupakan orang yg mudah tangan. Bahkan juga Sherly sudah pernah dipukul sampai lebam di sekolah.

“Bila di menyebutkan kasar ya demikian, sudah pernah ia mukul saya cocok masih pacaran serta menyebutkan tukasnya cuman bercanda. Tetapi itu ampe biru,” kata Sherly.

Dengar info saksi, Prada Deri cuma menunduk serta terdiam. Sidang dengan acara dengarkan kesaksian ini juga masih berbuntut.

Seperti didapati, Fera diketemukan wafat dimutilasi dalam sebuah penginapan di Sungai Lilin, Musi Banyuasin pada 10 Mei 2019. Keadaan waktu diketemukan ada dalam kasur springbed mulai membusuk serta tangan dipotong.

Polisi juga mengatakan aktor pembunuhan adalah pacar Fera ialah Prada Deri. Bahkan juga merencanakan memutilasi korban serta masukkan ke 2 koper akan tetapi gagasan itu juga diurungkan.

Tidaklah sampai disana, seterusnya aktor memiliki rencana buat membakar korban gunakan timer obat nyamuk. Akan tetapi, obat nyamuk itu justru mati serta mayat juga membusuk. Pada 13 Juni Prada Deri diamankan team kepolisian serta TNI di lokasi Banten.