Menteri Pendidikan Prancis Jean-Michel Blanquer Melarang Telephon Genggam Serta Tablet Di Bawa Di Sekolah

Menteri Pendidikan Prancis Jean-Michel Blanquer Melarang Telephon Genggam Serta Tablet Di Bawa Di Sekolah – Mulai bulan September 2018, Prancis akan melarang pemakaian telephone genggam serta tablet di sekolah-sekolah di semua negeri.

Suatu ketentuan baru melarang siswa yang berumur 15 tahun ke bawah untuk memakai ‘semua objek yang membutuhkan koneksi’ termasuk juga telephone, tablet serta jam pandai.

Menteri Pendidikan Prancis Jean-Michel Blanquer awal mulanya menyampaikan larangan itu terkait dengan permasalahan kesehatan publik karena anak-anak tak akan bermain-bermain selama saat istirahat.

Hari Selasa, Blanquer dalam cuitannya di Twitter menyampaikan ketentuan itu telah di setujui parlemen dengan cuma satu orang yang memberi nada penentangan.

” Terima kasih pada semua anggota parlemen buat perkembangan ini untuk sekolah kita, ” kata Blanquer.

Blanquer menyampaikan pada jaringan tv berita Prancis BFMTV jika ketentuan baru ini dibikin untuk ‘melindungi anak-anak serta remaja. “

” Kita ketahui hari ini ada kejadian kecanduan monitor, kejadian buruknya pemakaian telephone terlalu berlebih, ” tuturnya.

Harian Prancis Le Monde memberikan laporan jika 62 anggota parlemen mensupport ketentuan itu, dengan beberapa yang lain yang abstain, dengan menyampaikan jika ini cuma ‘iklan politik’ yang akan tidak merubah apa pun.

Ketentuan pendidikan di Prancis telah melarang pemakaian telephone selama saat pengajaran, ketentuan yang telah laku semenjak tahun 2010.

Alexis Corbiere, wakil pemimpin Partai Unbowed France yang abstain, dan seseorang bekas guru menyampaikan ketentuan baru itu tidak dibutuhkan karena telah ada ketentuan sama.

” Di mata kami ini bukan hukum era 21, akan tetapi hukum dari masa jaringan berita serta digital, ” kata Corbiere.

” Kenyataannya, larangan sebetulnya telah ada. “

” Saya tidak paham jika ada guru di sekolah di Prancis yang mengijinkan pemakaian telephone didalam kelas. “

Larangan pemakaian telephone pandai adalah kebijakan yang dikatakan Presiden Emmanuel Macron saat kampanye pemilu kemarin.

Menurut Le Monde, ketentuan ini memberi pengecualian untuk kebutuhan pendidikan buat murid yang difabel, serta tiap-tiap sekolah dapat akan memutus apa akan menetapkan ketentuan itu.

Sekolah menengah tidak mesti ikuti ketentuan itu akan tetapi dapat mengerjakannya jika menginginkan.