Oknum Polisi yang Tabrak Mahasiswa Hingga 3 Orang Tewas Kini Masih Diperiksa

Oknum Polisi yang Tabrak Mahasiswa Hingga 3 Orang Tewas Kini Masih Diperiksa – Pelaku polisi yang menabrak beberapa mahasiswa sampai 3 orang meninggal sekarang masih tetap dicheck. Pelaku polisi berinisial MH itu dimaksud kecapekan selesai pulang memonitor Pemilu.

“Saat ini step kontrol pada yang berkaitan di Polres Palangka Raya,” kata Kabid Humas Polda Kalimantan tengah, Kombes Hendra Rochmawan, Rabu (24/4/2019).

Pelaku perwira Polres Palangka Raya itu diberhentikan sesaat dari pekerjaan serta jabatannya. Untuk sesaat, pekerjaannya dipegang oleh Kapolres serta Wakapolres Palangka Raya.

“Hal tersebut menjadi usaha memberi pada yang berkaitan supaya konsentrasi melakukan kontrol terlebih dulu,” lebih Hendra.

Hendra menjelaskan kecelakaan di Jalan Yos Sudarso itu disangka sebab unsur kecapekan yang dihadapi pelaku polisi itu. Sepanjang tiga hari sebelum berlangsungnya kecelakaan itu, pelaku polisi itu tetap berkeliling-keliling memonitor tingkatan serta penerapan penentuan umum 2019 di Kota Palangka Raya.

Hendra menjelaskan sebab perasaan tanggung jawab besar, pelaku polisi tidak begitu pikirkan istirahat yang cukuplah. Akhirnya dengan secara fisik serta psikologi jadi terganggu, hingga mengkibatkan bencana berlangsung.

“Serangkaian perlindungan Pemilu 2019 yang terbagi dalam presiden/wapres, serta legislatif itu begitu melelahkan serta mengambil alih perhatian, baik fisik ataupun psikologi oleh pihak perlindungan serta petugas,” papar ia.

Hendra menjelaskan semua aparat kepolisian di Propinsi Kalimantan tengah, terutamanya pelaku perwira dan Kapolres Palangka Raya ikut rasakan rasa sedih pada wafatnya tiga mahasiswa itu. Polisi memberi pertolongan.

“Kapolres Palangka Raya ikut memberi pertolongan serta perlakuan semenjak awal pada beberapa korban, baik yang wafat serta masih tetap di rawat di rumah sakit,” tutur Hendra.

Awalnya dikabarkan, momen kecelakaan jalan raya itu berlangsung pada Minggu (21/4) malam seputar jam 23.00 WIB di lokasi Jalan Yos Sudarso. Tiga korban meninggal ialah mahasiswa yang bernama Syahril Malau (22), Riston Pangaribuan (21) serta Lamtio Simatupang.