PDIP Jadi Penghubung Para Artis Mencalonkan Diri

PDIP Jadi Penghubung Para Artis Mencalonkan Diri – Deretan artis wanita maju caleg melalui PDI Perjuangan. Memahami isi kepala mereka, diketemukan bermacam argumen pilih PDIP menjadi kendaraan politik.

Mereka bicara di sela-sela pembekalan Akan Calon Anggota Legislatif Nusantara di Kantor DPP PDIP, Jl Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat.

Biduan kenamaan Krisdayanti pilih maju dari PDIP karena argumen ideologis. Dia ingin beralih dari artis jadi orang politik yang sama dengan ideologi Pancasila, juga sesuai dengan ajaran Sukarno.

” Jadi perpindahan saya sebetulnya tidak tinggalkan dunia keartisan saya. Tetapi saya berjalan dari dunia seni jadi politik yang berkebudayaan. Karena saya mendapat pekerjaan serta amanah untuk menggelorakan perasaan cinta akan budaya nasional, ” kata Krisdayanti, Senin (30/7/2018), seperti dikatakan PDIP melalui info pers, Rabu (1/7/2018).

Istri dari pria berkewarganegaraan Timor Leste Raul Lemos ini mengatakan arah jalan politiknya merupakan bangun kebudayaan.

Krisdayanti serta Raul nyatanya juga saling ngefans dengan PDIP dari dahulu, walau Raul bukan orang Indoneesia. Ini dapat menggerakkan Krisdayanti jadi caleg PDIP.

” Juga dalam diri saya serta dorongan dari suami yang meskipun dia orang asing. Tetapi kami berdua itu ngefans sama PDI Perjuangan dari dahulu, ” tutur wanita kelahiran Batu 43 tahun yang lalu ini.

Artis cantik umur 31 tahun asal Manado, Angel Karamoy, juga ngefans berat dengan Bung Karno. Dia juga ngefans dengan putri Bung Karno yang saat ini jadi Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

” Satu saya takjub dengan figur Bung Karno. Kebanyakan orang juga takjub, karena Bung Karno merupakan ayah bangsa. Intinya mengagumkan beliau, ” tutur Angel.

Dia ngefans dengan Megawati karena terasa turut bangga ada wanita sebagai ketua umum partai politik serta sempat menjabat presiden. Dia ingin jadi orang seperti Megawati.

” Jadi saya mesti ikutin jejaknya nih, saya mesti bagaimana nih dapat tahu, beliau dapat sukses bagaimana triknya, ” kata ibu dua anak ini. Dia juga nyaleg melalui PDIP karena PDIP mensupport Jokowi.

Artis umur 30 tahun, Kirana Larasati, juga nyaleg lewat PDIP. Diakuinya menampik tawaran parpol-parpol lainnya untuk PDIP. Soalnya, PDIP spesial di matanya. PDIP dapat dibuktikan dapat cetak pemimpin-pemimpin yang berkualitas.

Saya fikir partai ini telah cetak pemimpin bangsa yang telah dapat dibuktikan, seperti Jokowi, Ganjar Pranowo, Djarot, Risma. Juga pada saat Ahok-Djarot berjuang, PDI Perjuangan juga tidak sempat tinggalkan mereka, ” katanya.

Dia menilainya Pileg 2019 ini menjadi waktu yang pas untuk mengambil langkah ke politik. ” Karena usia telah cocok. Tidak kemuddaan serta tidak sangat ketuaan juga, ” kata Kirana yang ingin duduk di Komisi VIII
serta Komisi I DPR ini.

Tina Toon juga miliki argumen ideologis untuk nyaleg melalui PDIP. Dia menilainya PDIP merupakan partai yang sangat berkelanjutan dengan Pancasila.

Tina yang berumur 24 tahun ini menilainya golongan muda seperti dianya butuh terjun ke dunia politik. Dia juga sudah aktif di organisasi sayap kepemudaan partai banteng moncong putih ini, yaitu Taruna Merah Putih.

” Saya terasa saat ini milenial lagi dimana saja. Di aplikasi on-line, semua milenial. Selalu juga saat ini anak muda hebat-hebat, tetapi mengapa di politik masih tetap kurang? Jadi saya terasa jika ini zamannya kita. Kita mesti ada di semua posisi, termasuk juga di politik serta pemerintahan, ” tutur Tina Toon yang bernama asli Agustina Hermanto ini.