Respect PKS Dan Gerindra Kepada Prabowo Subianto-Sandiaga Uno

Partai Gerindra menyebutkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno unggul 3-0 dari Joko Widodo-Ma’ruf Amin dalam debat pertama capres-cawapres. PKS setuju.

Menurut PKS, Jokowi-Ma’ruf memang lemah dalam tiga rumor yang bisa menjadi materi debat pada 17 Januari 2019 yang akan datang. Yaitu, hukum-HAM, korupsi, serta terorisme.

“Kami akan tunjukkan jika di masa Pak Jokowi permasalahan hukum, HAM serta korupsi jalan dalam tempat serta bahkan juga alami kemunduran,” tutur Direktur Pencapresan PKS, Suhud Alynudin, pada wartawan, Selasa (8/1/2019).

Pengakuan masalah unggulnya Prabowo-Sandiaga dalam debat perdana yang akan datang awal mulanya dikatakan Orang politik Gerindra Habiburokhman. Habiburokhman mengaku, Jokowi akan ‘digilas’ 3-0 oleh Prabowo-Sandiaga. Karena, pasangan nomer urut 01 itu dipandang lemah dalam tiga rumor itu.

Kembali pada Suhud, ia juga yakini, Prabowo-Sandiaga akan unggul dalam debat kelak. Mengingat Paslon nomer urut 02 itu sudah siap menuturkan argumentasinya berkaitan tiga hal tersebut.

“Skema debat seperti apa pun yg akan diaplikasikan oleh KPU kami begitu percaya diri. Kami duga penduduk juga menanti, sebab sampai kini perbincangan yang berlangsung pada beberapa hal yang tidak substansial,” kata Suhud.

“Kami di BPN sudah mempersiapkan dengan masak. Kami meyakini Prabowo-Sandi dapat menuturkan argumentasi dengan baik serta memberikan keyakinan pemilih,” sambung anggota Tubuh Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga itu.

Suhud menjelaskan, lewat debat kelak, Prabowo-Sandiaga akan memberi pendidikan politik yang baik pada penduduk. Prabowo-Sandiaga lewat debat akan memberikan keyakinan pemilih yang masih tetap bimbang atau swing voters.

“Sebab diakhir kelak swing voters bisa menjadi penentu hasil akhir pemilihan presiden,” tutup Suhud.