Home / Berita Umum / Sindikat Pemalsu STNK Di Bongkar Polres Metro Bekasi Karena Lapran Dari Pengadai Kendaraan

Sindikat Pemalsu STNK Di Bongkar Polres Metro Bekasi Karena Lapran Dari Pengadai Kendaraan

Sindikat Pemalsu STNK Di Bongkar Polres Metro Bekasi Karena Lapran Dari Pengadai Kendaraan– Polres Metro Bekasi menyingkap sindikat pemalsuan Surat Isyarat No Kendaraan (STNK) mobil di Kabupaten Bekasi. Tiga orang salah satunya KA (33) , D (36) serta A (37) diputuskan menjadi tersangka dalam persoalan itu.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Candra Sukma Kumara menyampaikan, terbongkarnya sindikat pemalsuan dokumen kendaraan itu sehabis ada laporan gadai kendaraan tdk kunjung ditebus oleh pemiliknya.

” Sehabis di cek, rupanya dokumen kendaraan yang di dapatkan terhadap korban palsu, ” ujarnya di Cikarang, Selasa (30/1) .

Dia menuturkan, polisi terlebih dulu menangkap KA di tempat tinggalnya di Perumahan Pondok Ungu Permai Bagian V RT 01 RW 13, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan. Dari penangkapan itu, polisi kembali menangkap dua tersangka yang lain D serta A.

” Kami masihlah memburu satu tersangka kembali berinisial C, tersangka itu udah melarikan diri saat sebelum polisi mendatangi tempat tinggalnya, ” kata Candra.

Menurut dia, modus operasi tersangka merupakan memalsukan STNK utk menggadaikan mobil tarikan leasing terhadap korbannya. Mengenai mobil itu diraih tersangka A sebagai karyawan leasing.

” Mobil yg ditarik A tdk dikembalikan ke kantornya dengan dalih kreditur menghilang. Tetapi, A berikan mobil terhadap KA, ” jelasnya.

Dari KA, A beroleh duit sebesar Rp 10 juta. Tersangka KA selanjutnya memohon tersangka C yg masihlah buron utk mengganti kepemilikan STNK dengan namanya. Sesudah itu mobil digadaikan Rp 25 hingga Rp 30 juta terkait model serta situasi mobil.

” Tersangka D berfungsi menjadi pendata kendaraan yg akan dipalsukan STNKnya, ” ujarnya.

Menurutnya, sindikat ini cukup terorganisir. Semasing tersangka miliki andil tidak sama dalam mobilisasi aksinya. Selama ini, banyak tersangka baru mobilisasi aksinya banyak 3 kali.

” Kami masihlah memahami, sebab dari hasil penggeledahan kami menemukannya tiga unit mobil serta 150 STNK yg udah dimanipulasi, ” pungkasnya.

Utk mempertanggungjawabkan tingkah lakunya, tersangka dijerat Pasal 263 KUHP perihal pemalsuan dokumen dengan ancaman hukuman penjara diatas lima th..

About admin

Poker Online