Home / indonesia / Tanggapan Pemerintah Terkait Demo Ribuan Guru Honorer

Tanggapan Pemerintah Terkait Demo Ribuan Guru Honorer

Hari Rabu, 10 Februari 2016 kemarin ribuan guru honorer dari berbagai kota yang tergabung dalam tenaga honorer kategori 2 (K2) melakukan aksi demo di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Merekan mengajukan tuntutan agar segera diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan menyatakan kalau semenjak tahun 2001 guru merupakan PNS daerah. Sejak tahun 2001, Pemerintah Daerah, Kepala Sekolah serta yayasan ramai-ramai merekrut para tenaga honorer. Ironisnya Anies Baswedan mengatakan kalau hal tersebut dilakukan tanpa pertimbangan yang matang. Perekrutan pun mengabaikan kompetensi serta kualifikasi yang jelas. Sebagian dilakukan jelang dilangsungkannya pilkada oleh kepala daerah sebagai alat kampanye.

Anies Baswedan, Kamis 11 Februari 2016 mengatakan kalau para kepala daerah serta kepala sekolah banyak merekrut tenaga honorer dan itu tidak disertai dengan kualifikasi serta kompetensi yang jelas. Masalah pun kemudian muncul saat para tenaga honorer tidak kunjung diangkat sebagai PNS. Pada akhirnya beban tersebut dilimpahkan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Terkait demo yang dilakukan para tenaga honorer kemarin, Anies Baswedan menyatakan kalau mereka bersedia untuk menjadi guru di daerah yang saat ini kekurangan guru maka tentu mereka akan langsung diangkat sebagai PNS.

Tags

About admin

Poker Online